Mobil Listrik Harus Penuhi Keamanan Di Indonesia

Bebisnis.com – Jenis mobil listrik yang masih menggunakan bahan bakar konvensional memang mempunyai sedikit perbedaan. Yang paling terlihat yakni jika dilihat dari segi sumber tenaganya yang berbeda antara BBM dengan listrik.

Namun selain hal tersebut juga ada satu hal lagi yang menjadi perbedaan yakni di bagian ban serep atau ban cadangan. Mobil listrik yang sudah beredar di pasaran saat ini tidak memiliki ban serep. Hal tersebut sangat menentang Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 tahun 2009 pasal 57 ayat 3.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Dalam pasal tersebut berbunyi, setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan wajib dilengkapi dengan perlengkapan kendaraan bermotor salah satunya adalah ban cadangan. Jika tidak siap-siap pengendara bakalan dikenai hukuman berupa pidana dengan kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu.

“Teknologi electric vehicle itu ke depan nggak punya ban serep kan (ruang) ban serepnya itu dipakai untuk baterai, makanya regulasinya kita harus perbaiki sedikit,” ungkap Airlangga di ICE BSD, Tangerang, Senin (13/11/2017).

Aturan tersebut juga harus dilakukan revisi supaya kedepannya pada waktu yang tepat mobil listrik mulai beredar di jalanan Indonesia maka pengendara tak perlu khawatir mobilnya tak disertai ban serep.

“Karena bagi Indonesia mobil tanpa ban serep itu nggak boleh di jalan mungkin itu hal sederhana yang harus kita perbaiki sebelum ini (mobil listrik) bisa kita luncurkan ke publik,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *