Mobil Listrik Nyatanya Tak Sepenuhnya Kurangi Polusi Udara

Bebisnis.com – Dengan adanya mobil listrik yang dipastikan akan lebih ramah lingkungan lantaran tidak mengeluarkan emisi sedikitpun. Meskipun sudah ada kepastian terkait hal tersebut, tidak sedikit orang yang hingga kini masih bertanya-tanya dengan penuturan semacam itu.

Banyak orang masih merasa ragu dengan adanya mobil listrik akan mengurangi polusi udara yang begitu banyak di dunia ini. Hal tersebut terlihat lantaran pabrik baterai mobil listrik yang justru menimbulkan polusi.

Menurut uji coba yang dilakukan oleh sebuah kelompok peduli lingkungan asal Brussels, di Belgia sudah banyak ditemukan mobil listrik yang digunakan oleh masyarakat disana dengan intensitas gas rumah kaca yang tinggi dan berasal dari pembangkit listrik masih mencemari hampir sama seperti mobil diesel.

Salah satunya yakni negara Polandia. Di negara tersebut sudah cukup banyak yang peduli dengan penanganan polusi udara dan sudah mulai intensif terhadap pengembangan mobil listrik. Tetapi ternyata mobil listrik tak sepenuhnya berpengaruh terhadap tingkat polusi dan lebih baik dari mobil diesel baru.

Faktanya, mobil listrik yang beredar di jalanan Polandia hanya membuat kadar karbondioksida berkurang 25 persen saja karena masih ada polusi yang dihasilkan dari pabrik baterai dan mobil listrik itu sendiri. Kondisi itu berbeda dengan mobil listrik di Swedia yang justru bisa mengurangi kadar karbondioksida sebesar 85 persen lebih baik daripada mesin diesel baru.

Studi juga menemukan pada tahun 2030 mobil-mobil listrik akan menghasilkan setengah dari emisi mobil diesel secara keseluruhan. Hal itu berbanding terbalik dengan yang disampaikan bos Fiat Chyrsler Sergio Marchionne.

Sergio menyatakan pengembangan mobil listrik dalam 15 tahun terakhir justru meningkatkan penggunaan energi fosil yang menambah pencemaran udara.

“Soal emisi karbon yang berhubungan dengan mobil listrik, baterainya dibuat menggunakan bahan batubara, itu sama saja dengan mobil yang menggunakan mesin bensin,” kata Sergio, Kamis (2/11/2017).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *